Wahana Guru Berbagi Informasi Pendidikan

Literasi Guru

Kemampuan guru dalam meningkatkan dan mengembangkan potensi diri melalui kualitas pengetahuan dan ketrampilan secara terarah dan terukur - diyanshodik.blogspot.com

Literasi Siswa

Serangkaian kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan kecapakan dengan kemampuan untuk mengidentifikasi, menentukan, menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara efektif dan terorganisasi, menggunakan dan mengomunikasikan informasi untuk mengatasi berbagai persoalan - diyanshodik.blogspot.com

Literasi Informasi

Kemampuan untuk mengetahui kapan ada kebutuhan untuk informasi, untuk dapat mengidentifikasi, menemukan, mengevaluasi, dan secara efektif menggunakan informasi tersebut untuk isu atau masalah yang dihadapi.

Literasi Nasional

Upaya untuk memperkuat sinergi antarunit utama pelaku gerakan literasi dengan menghimpun semua potensi dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia.

Literasi Sekolah

Upaya menumbuhkan budi pekerti siswa yang bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat.

August 21, 2019

Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 Rilis

Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 Rilis Untuk Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Pada hari Senin Tanggal 19 Agustus 2019.


Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020

Terdapat beberapa pembaruan yang penting pada versi baru ini, di antaranya yang signifikan yaitu perubahan dan pembaruan pada menu sarana dan prasarana dengan isian lebih terperinci pada data tanah, bangunan, data ruang, serta data alat, angkutan, dan buku. Kemudian pada data Peserta Didik dan PTK terdapat penambahan atribut Nomor KK (Kartu Keluarga) dan NUKS (Nomor Unik Kepala Sekolah).

Semua perubahan dan pembaruan merupakan upaya untuk menyelaraskan prosedur dan mekanisme pendataan Dapodik untuk berbagai transaksi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 Rilis | Guru Literasi

Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020 telah menggunakan database versi baru, untuk itu secara teknis Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2019.e) tidak dapat langsung di upgrade ke Dapodikdasmen versi 2020, akan tetapi harus melakukan install ulang terlebih dahulu. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 hanya dirilis dalam bentuk INSTALLER (tidak ada versi UPDATER).


Daftar perubahan pada Aplikasi Dapodikdasmen versi 2020

  1. [Pembaruan] Perubahan metode perhitungan pada kondisi Ruang dan Bangunan
  2. [Pembaruan] Perubahan alur manajemen akses pengguna
  3. [Pembaruan] Perubahan metode keamanan pada password
  4. [Pembaruan] Perubahan alur penginputan sanitasi
  5. [Pembaruan] Pemutakhiran validasi pada saat sebelum sinkronisasi
  6. [Pembaruan] Penambahan atribut jarak ke sumber listrik terdekat jika sumber listrik memilih Tidak Ada pada tabulasi Data Periodik Sekolah
  7. [Pembaruan] Penambahan atribut No KK pada peserta didik
  8. [Pembaruan] Penambahan atribut No KK dan NUKS pada GTK
  9. [Pembaruan] Penambahan atribut lingkar kepala pada data periodik peserta didik
  10. [Pembaruan] Pemecahan formulir sarpras menjadi 3 bagian
  11. [Pembaruan] Penambahan sub menu Tanah dan Bangunan
  12. [Pembaruan] Penambahan sub menu Ruang
  13. [Pembaruan] Penambahan sub menu Alat, Angkutan dan Buku
  14. [Pembaruan] Penambahan tabulasi Pendidikan Keluarga pada Data Rinci Sekolah
  15. [Pembaruan] Penambahan tampilan baris berwarna jingga jika pada Menu Alat sarana tidak sesuai dengan Standar Sarpras yang berlaku
  16. [Pembaruan] Penambahan pengisian NJOP setiap Tahun Ajaran baru pada Menu Tanah
  17. [Pembaruan] Penambahan fitur tampilan grouping berdasarkan jenis prasarana pada Menu Ruang dan Alat
  18. [Pembaruan] Penambahan fitur Tampilkan dan Sembunyikan pada Menu Ruang dan Menu Alat untuk mempermudah pengisian Operator Sekolah
  19. [Pembaruan] Penambahan tabel KITAS, Paspor pada Menu GTK
  20. [Pembaruan] Penambahan tabel KITAS, Paspor dan Kesejahteraan pada Menu Peserta Didik
  21. [Pembaruan] Integrasi hasil output PPDB untuk siswa baru ke dalam database dapodik
  22. [Pembaruan] Kelulusan bersama siswa tingkat akhir, 6, 9, 12 dan 13
  23. [Pembaruan] Penguncian kolom SK Pengangkatan, TMT Pengangkatan, lembaga pengangkat di tabel PTK
  24. [Pembaruan] Penambahan Tabel Kesejahteraan_PD dan migrasi data KIP, KPS, PKH
  25. [Pembaruan] Penambahan referensi mata pelajaran informatika dan penentuan sekolah yang melaksanakan pelajaran tersebut
  26. [Pembaruan] Penyesuaian Jumlah Jam Mengajar max pada struktur Kurikulum SLB
  27. [Pembaruan] Perubahan bisnis proses penambahan jurusan/kompetensi keahlian oleh SMK
  28. [Pembaruan] Penambahan Referensi Status kepegawaian PPPK dan PPNPN untuk di tabel PTK.

Cut Off Dapodik

Data pre-cut off akan diambil pada tanggal 30 September 2019 untuk verifikasi data program BOS Reguler. Cut off Dapodik untuk program BOS Reguler akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2019.

Berdasaran Juknis BOS Reguler (Permendikbud No. 3 Tahun 2019) Penetapan  alokasi BOS Reguler  tiap  Sekolah  didasarkan  pada data  hasil batas  waktu  akhir pendataan (cut off) Dapodik.
Simak Juga:
  1. Permendikbud Nomor 18 Tahun 2019 dan Penjelasannya
    Tentang Perubahan Atas Mendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Juknis BSO Reguler.
  2. Panduan Penggunaan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020
    [Unduh Buku]
Sumber Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2020 Rilis : http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/berita/rilis-aplikasi-dapodikdasmen-versi-2020
Share:

August 11, 2019

Antara Dibutuhkan dan Dihargai

Antara Dibutuhkan dan Dihargai - Di kala menjejakkan kaki dan menapakkan langkah setiap orang berbeda-beda. Kodrat yang dimiliki seperti yang sudah tergaris dan ditetapkan sebelum suara cenger keluar dari garba.

Pertanyaan itu!
Masihkah bisa di rubah?

Sebelum kalimat inna lillah wa inna lillah tersuar, usaha untuk merubah tergantung dari diri pribadi masing-masing.

Menempatkan diri bukan menjadi hal yang sulit tapi terkadang repot dengan watak yang dibawa menjadi ciri wanci yang lambat laun orang lain bisa memahaminya.

Yaa ...
Watak bukanlah watuk yang cukup sekali telan obat bisa sembuh.
Jika sudah menjadi watak!

Antara Dibutuhkan dan Dihargai

Ketika kaki menetap dan tinggal cukup lama mendiami sebuah wilayah. Nyeleh awak istilahnya. Tempat berdiam dan memasyarakat dengan warga sekitar menjadi butuh dibutuhkan, menjadi harga pemantas bagi diri dan orang lain.

Mencari tempat yang layak dengan istilah krasan memang sulit, tapi lain halnya jika sudah krasan. Apapun itu akan menjadi pembeda kedepannya.

"Tinggal dan berdiam mencari tempat dimana keberadaanmu dihargai bukan dibutuhkan".

"Karena hidup kamu akan sering bertemu dengan siapa saja yang membutuhkanmu namun sering lupa bagaimana cara mereka menghargaimu".

Handuweni roso yang tak sekedar mbelgedes seperti kehidupan sinetron yang bisa di setting oleh sutradara dan berakhir seperti layaknya yang dinginkan oleh pemilik cerita.

Yaaa ...
Inilah lika liku kehidupan yang tak bisa kita terka seperti apa yang kita inginkan dengan seenaknya.

Rencana dengan rencana yang bisa kita rencanakan terkadang mbreset yang tak seharusnya kita rencanakan sebelumnya.

Penilaian dengan penilaian yang bisa kita nilai tak seperti sempurnanya orang lain yang menilai.

Butuhnya langkah jika a dan jika b masih bisa kita nyatakan dengan berbagai kemungkinan.

Yaa ...
Inilah hidup antara dibutuhkan dan dihargai sebagaimana mestinya.
Share:

Contact Form

Name

Email *

Message *